KUNINGANPRESS.COM – (8/12/25) Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) sukses menyelenggarakan kegiatan Govlectrum (Government Lecturer Forum) dengan kunjungan edukatif ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan.
Kegiatan penting ini mengusung tema: Kuningan Economic Growth.
Acara ini merupakan forum kolaboratif yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang dinamika dan kebijakan strategis untuk pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan Govlectrum dihadiri langsung oleh Bapak H. Jajang Jana, S.H.I., selaku Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, beserta jajaran terkait di DPRD, Bapak Anton Budiyono, S.E.I., M.M (Selaku ketua Program Studi Manajemen UM Kuningan), didampingi Dosen Homebase, serta diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen UM Kuningan.
Govlectrum, yang diselenggarakan atas kerja sama Prodi Manajemen dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Manajemen, dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual. Mahasiswa mendapatkan kesempatan berharga untuk berdialog langsung dengan para legislator dan menggali peran strategis lembaga legislatif dalam mendorong ekonomi lokal.
”Kegiatan ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya mempelajari teori ekonomi pertumbuhan, tetapi juga melihat langsung implementasi dan tantangan pembangunan ekonomi di tingkat daerah,” ujar Bapak Anton Budiyono, S.E.I., M.M.
dalam sambutannya. “Diharapkan mahasiswa mampu memberikan gagasan kritis, memahami pentingnya peran legislatif dalam pembangunan, serta terlibat aktif dalam menciptakan solusi ekonomi yang inovatif dan berkelanjutan bagi Kuningan.”
Selanjutnya dalam sesi penyampaian materi mengenai Economic Growth, Bapak H. Jajang Jana, S.H.I., Ketua Komisi II DPRD Kab. Kuningan, menguraikan lima aspek utama yang krusial memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah:
- Kebijakan yang Meningkatkan Ekonomi Kawasan: Kebijakan yang dibuat oleh DPRD bersama Bupati sangat menentukan. Bapak Jajang mencontohkan, kebijakan pemerintah yang menciptakan kerumunan di suatu titik (pusat kegiatan baru) akan memperbesar peluang ekonomi untuk bertumbuh. Contoh nyatanya adalah pembangunan Jalan Lingkar Timur yang berdampak pada peningkatan harga tanah dan menciptakan pusat ekonomi baru.
- Adanya Inovasi: Inovasi menjadi kunci penciptaan nilai tambah dan peningkatan daya saing produk serta jasa daerah.
- Investasi: Peningkatan investasi sangat penting untuk membuka lapangan kerja dan mendorong sektor riil.
- Sumber Daya Manusia (SDM): Kualitas SDM sangat berpengaruh. Ketika kualitas SDM daerah itu bagus, dapat dipastikan ekonomi daerah juga akan tinggi.
- Kebijakan-Kebijakan Anggaran: Efektivitas dan alokasi yang tepat dari kebijakan anggaran daerah adalah penentu utama arah pembangunan.
Kegiatan Govlectrum ini ditutup dengan diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan dan gagasan kritis kepada Komisi II DPRD.
Semoga kedepannya kegiatan ini menjadi agenda rutin dan diharapkan Govlectrum menjadi platform yang memperkuat sinergi antara kampus (akademisi) dan pemerintahan (legislatif). Tujuannya adalah untuk menghasilkan solusi yang konkret dan melahirkan generasi mahasiswa manajemen yang siap berkontribusi dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi Kuningan yang berkelanjutan dan mensejahterakan rakyat.










Leave a Reply