Karhutla Gunung Ciremai Capai 40 Hektare, Bupati Kuningan Soroti Kencangnya Angin
KUNINGAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, dilaporkan telah menghanguskan sekitar 40 hektare lahan.
Bupati Kuningan menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah titik api yang sebelumnya masih terjadi di kawasan Gunung Ciremai kini telah berhasil dipadamkan.
“Menurut laporan, ada sekitar 40 hektare lahan yang terbakar dan pada siang ini sudah padam di beberapa titik,” ujar Bupati Kuningan.
Menurutnya, kondisi cuaca dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam penanganan kebakaran.
Bupati menuturkan, angin yang bertiup cukup besar dapat mempercepat penyebaran api, terutama di kawasan hutan dan lahan yang memiliki vegetasi kering.
“Kondisi angin besar beberapa hari ini di Kuningan sangat besar,” katanya.
Meski sejumlah titik api dilaporkan telah padam, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan.
Pihak terkait bersama petugas di lapangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan Gunung Ciremai guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya mengingat kondisi cuaca dan angin yang masih cukup kencang.
Perkembangan lebih lanjut terkait dampak kebakaran serta penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.





